STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menambah kepemilikan saham pada entitas anaknya, PT Culina Global Utama (CGU). Transaksi peningkatan modal disetor ini berlangsung pada 2 Maret 2026.
Langkah ekspansi ini dilakukan melalui mekanisme jual beli saham. BUVA memborong 6.839 lembar saham CGU dari tangan PT Global Nuansa Abadi (GNA). Nilai pengambilalihan saham ini mencapai Rp2,25 miliar.
Bukan hanya BUVA, entitas anak perseroan yakni PT Bukit Bali Permai (BBP) ikut menyerap saham milik GNA. BBP tercatat membeli 140 lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp46,22 juta. BBP sendiri merupakan entitas anak dengan kepemilikan saham BUVA mencapai 99,99%.
Sebelum transaksi ini terjadi, komposisi pemegang saham CGU hanya dipegang oleh dua pihak. BUVA menguasai 50,24% atau sebanyak 7.046 lembar saham. Sisanya sebesar 49,76% atau 6.979 lembar saham dimiliki oleh GNA.
Kini struktur pemegang saham CGU berubah secara signifikan. Kepemilikan BUVA di CGU melonjak tajam menjadi 99%. Perseroan kini mengantongi 13.885 lembar saham CGU. Sementara itu, BBP memegang porsi 1% atau setara dengan 140 lembar saham.
Laporan informasi atas transaksi ini telah disampaikan perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 4 Maret 2026. Direktur BUVA, Cindy Budijono, memastikan transaksi afiliasi ini aman bagi perseroan.
“Kejadian atau informasi dimaksud tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha Emiten,” ujar Cindy, dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (5/3/2026).
