STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V TPIA Tahap I Tahun 2025 senilai Rp1,5 triliun pada bulan Januari 2026. Obligasi tersebut merupakan bagian dari penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V TPIA senilai total Rp6 triliun.
Manajemen TPIA dalam prospektus rencana penawaran umum obligasi yang disampaikan, Kamis 18 Desember menyebutkan, obligasi tersebut terdiri atas seri A, seri B, dan seri C, dengan tenor masing-masing tiga tahun, lima tahun, dan tujuh tahun. Namun, manajemen TPIA belum menetapkan besaran jumlah pokok untuk masing-masing seri obligasi tersebut beserta tingkat suku bunganya.
Pembayaran bunga obligasi dijanjikan akan dilakukan setiap tiga bulan dengan pembayaran pertama pada 13 April 2026. Adapun pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing obligasi tersebut adalah tanggal 13 Januari 2029 untuk obligasi seri A, tanggal 13 Januari 2031 untuk obligasi seri B, dan 13 Januari 2033 untuk obligasi seri C.
Manajemen TPIA mengatakan, dana penerbitan obligasi setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi akan digunakan seluruhnya untuk keperluan modal kerja, termasuk di antaranya pembelian bahan baku produksi untuk kegiatan usaha.
Masa penawaran umum obligasi diperkirakan pada tanggal 5-8 Januari 2026. Penjatahan dan distribusi obligasi secara elektronik pada 9 dan 13 Januari 2026. Pencatatan obligasi TPIA di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 14 Januari 2026.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi berkelanjutan V TPIA Tahap I Tahun 2026 adalah PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, dan PT Henan Putihrai Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), serta PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sebagai wali amanat obligasi. (konrad)
