back to top

Cuan Besar, Triniti Properti (TRIN) Jual 6,25 Juta Saham Buyback di Harga Rp800

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) kembali menjual saham hasil pembelian kembali (buyback) alias saham treasury. Perusahaan properti ini sukses melepas 6,25 juta lembar saham ke pasar. Transaksi ini dilakukan pada Senin,  23 Februari 2026.

Penjualan saham buyback ini dieksekusi melalui skema Pasar Nego. TRIN menetapkan harga pengalihan sebesar Rp800 per lembar saham. Total nilai transaksi pengalihan saham ini mencapai angka Rp5 miliar.

Harga jual pengalihan saham ini tercatat berada di bawah harga pasar reguler. Sebagai perbandingan, saham TRIN pada penutupan perdagangan 23 Februari 2026 bertengger di level Rp1.175 per saham.

Meski dijual lebih murah dari harga pasar, TRIN tetap mendulang margin keuntungan. Harga rata-rata pembelian kembali saham TRIN pada periode 18 Februari hingga 23 Mei 2022 lalu hanya sebesar Rp280 per saham. Perseroan mencatat selisih keuntungan modal mencapai Rp520 per lembar saham dari transaksi ini.

Corporate Secretary TRIN, Citra Chandrika G. Putri, mengemukakan ecara total, TRIN memiliki kewajiban untuk menjual kembali 199 juta saham hasil buyback. Penjualan secara bertahap terus dilakukan oleh perusahaan.

Usai transaksi sebesar 6,25 juta saham ini, TRIN masih memiliki tabungan saham treasury di brankas perseroan. Sisa saham yang wajib dialihkan kembali ke pasar saat ini tersisa sebanyak 82.112.600 lembar saham.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat ke 8.450, BNI Sejuritas Sarankan ‘Beli’ PANI, BULL hingga RAJA Hari Ini!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

Pasar Obligasi 2025 Cetak Return 12,6%, Mandiri Sekuritas Prediksi Yield SBN 2026 di 5,80–6,20%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –  Pasar obligasi Indonesia menunjukkan ketahanan kuat...

Mandiri Sekuritas Ramal IHSG Tembus 9.350, EPS Emiten Diproyeksi Tumbuh 15% di 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –  Pasar saham Indonesia diprediksi memasuki fase...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru