back to top

DAAZ Kucurkan Pinjaman ke Anak Usaha Untuk Modal Kerja, Segini Nilainya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Daaz Bara Lestarii Tbk (DAAZ) memberikan pinjaman sebesar Rp10 miliar kepada  PT Bara Makmur Dwitama (BMD), anak usaha Perseroan pada tanggal 09 Februari 2026.  Adapun dana  tersebut akan digunakan BMD untuk kebutuhan modal kerja pembelian batubara.

Direksi DAAZ dalam laporan  keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Selasa 10 Februari 2026 mengemukakan, dana yang dipinjamkan ke anak usaha BMD berasal dari hasil penerbitan Obligasi I DAAZ Tahun 2025. Ini sesuai dengan rencana penggunaan dana obligasi

“Pinjaman ini dikenakan bunga 8,85% per tahun dengan jangka waktu 370 hari sejak tanggal perjanjian pinjaman,” tulis Direksi DAAZ dalam keterangannya.

Ditinjau dari sisi keuangan, DAAZ memiliki kinerja yang cukup baik. Hingga kuartal III 2025, DAAZ berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar Rp9,85 triliun, tumbuh 39,9%, dari Rp7,04 triliun pada periode yang sama tahun 2024.

Sayang, pertumbuhan pendapatan disertai dengan peningkatan sejumlah beban. Hal ini menyebabkan laba bersih Perseroan turun 38,45% menjadi Rp184,40 miliar pada kuartal III 2025, dibandingkan Rp299,62 miliar pada kuartal III 2024.

PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 2009 yang bergerak di bidang perdagangan komoditas, yang berfokus pada mineral. Melalui anak perusahaannya, perusahaan ini telah memperluas bisnis ke layanan pengiriman dan pertambangan untuk menyediakan solusi komprehensif dalam rantai perdagangan industri mineral.

Bisnis utamanya meliputi perdagangan bijih nikel, perdagangan bahan bakar, perdagangan batu bara, pengiriman barang, dan jasa pertambangan. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ada Apa, Garuda Metalindo (BOLT) Batalkan Rencana Pembagian Dividen Interim

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) mengumumkan...

Carsurin (CRSN) Divestasi Seluruh Saham di NKKKAI, Ini Nilai Transaksinya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Carsurin Tbk (CRSN) mengumumkan langkah...

Melejit 1,26%, IHSG Sesi I ke 8.132,753 Diungkit Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru