Dari Tanah Liat ke Harapan, Usaha Genteng Hena Gian Hermana Tumbuh Bersama Dukungan BRI
STOCKWATCH.ID (MAJALENGKA) โ Di sebuah sudut kampung di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, suara denting tanah liat dan deru mesin cetak menjadi irama yang tak pernah benar-benar berhenti. Di tempat in...
Kini, genteng yang diproduksi menjadi lebih seragam, sementara proses produksi berlangsung lebih cepat dibanding sebelumnya.
โBRI tentu menjadi mitra utama bagi pelaku usaha pabrik genteng. BRI memiliki fasilitas pinjaman bunga rendah melalui KUR bagi UMKM seperti kami sehingga produksi genteng dapat terus berjalan,โ kata Gian.
Selain pembiayaan, Gian juga merasakan manfaat dari pendampingan usaha yang diberikan oleh BRI. Ia mulai menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih tertib dengan memisahkan keuangan pribadi dan usaha, mencatat arus kas, serta menyusun rencana pengembangan bisnis.
Dampak lain dari perkembangan usaha tersebut adalah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja. Gian merekrut warga sekitar untuk membantu berbagai proses produksi, mulai dari pencetakan hingga pengangkutan genteng. Usahanya kini menjadi sumber penghasilan bagi sejumlah keluarga di lingkungan sekitar.
Di tengah maraknya penggunaan atap modern seperti baja ringan dan genteng metal, Gian tetap optimistis terhadap masa depan genteng tanah liat. Menurutnya, produk tradisional ini masih memiliki pasar tersendiri.
โGenteng tanah liat memiliki keunggulan dalam menahan panas dan memberikan nilai estetika yang khas. Kami terus menjaga kualitas agar pelanggan tetap percaya,โ ujarnya.
Ke depan, Gian berencana memperluas jaringan pemasaran. Ia tidak hanya ingin mengandalkan pembeli lokal, tetapi juga menargetkan proyek perumahan berskala lebih besar. Selain itu, inovasi desain mulai dipertimbangkan agar produknya mampu bersaing dengan model genteng modern.
- DKH Hospitals Raih Kredit Investasi Rp74 Miliar dari Bank Mandiri, Ini Tujuannya
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Inflasi Juli 2026 Tembus 2,88%, BPS Catat Papua Barat Tertinggi
- DKH Hospitals Raih Kredit Investasi Rp74 Miliar dari Bank Mandiri, Ini Tujuannya
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- Wall Street Melaju Kencang, Dow Jones Cetak Rekor Usai Trump Batal Serang Iran