Pekatan Batik Bangkit dari Pandemi, Wastra Nusantara Tembus Pasar Internasional Berkat Pemberdayaan BRI
STOCKWATCH.ID (DEPOK) โ Kain tidak sekadar lembaran tekstil. Di dalamnya tersimpan cerita, perjalanan, dan identitas budaya yang hidup lintas generasi. Kecintaan terhadap wastra Nusantara inilah yang...
STOCKWATCH.ID (DEPOK) โ Kain tidak sekadar lembaran tekstil. Di dalamnya tersimpan cerita, perjalanan, dan identitas budaya yang hidup lintas generasi. Kecintaan terhadap wastra Nusantara inilah yang mendorong Ifti, pengusaha batik yang berdomisili di Depok, Jawa Barat, menekuni usaha pelestarian kain tradisional Indonesia.
Perempuan asal Pekalongan tersebut menaruh minat besar pada batik sejak lama. Ketertarikan itu semakin kuat setelah bertemu dengan sang suami yang memiliki minat serupa terhadap kain tradisional. Keduanya gemar mengoleksi berbagai jenis kain yang dibawa sebagai oleh-oleh dari perjalanan ke berbagai daerah.
Berangkat dari kecintaan tersebut, Ifti mendirikan Pekatan Batik pada akhir November 2019 di Kota Depok. Usaha tersebut hadir dengan misi menjaga kelestarian wastra Nusantara sekaligus memperkenalkan kain tradisional kepada generasi masa kini.
Namun perjalanan bisnis Pekatan Batik tidak langsung berjalan mulus. Tidak lama setelah berdiri, pandemi COVID-19 melanda Indonesia dan membuat usaha tersebut sempat vakum. Ifti kemudian menghidupkan kembali bisnisnya melalui penjualan daring.
Sejak saat itu, Pekatan Batik perlahan berkembang. Usaha tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bisnis, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga agar kain tradisional Indonesia tetap hidup dan terus dikenakan.
- DKH Hospitals Raih Kredit Investasi Rp74 Miliar dari Bank Mandiri, Ini Tujuannya
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Inflasi Juli 2026 Tembus 2,88%, BPS Catat Papua Barat Tertinggi
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...