Data IMF Bikin Kaget! Euro dan Franc Swiss Gerogoti Posisi Dolar AS Sebagai Cadangan Devisa Dunia!
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) tergerus dalam laporan terbaru Dana Moneter Internasional (IMF). Pangsa dolar dalam cadangan devisa global turun tipis menjadi 57,7%...
Tekanan terhadap dolar makin dalam di kuartal kedua. Nilainya turun lebih dari 7% setelah Trump mengumumkan tarif besar-besaran pada awal April dalam kebijakan yang disebut sebagai "Hari Pembebasan." Meski beberapa tarif tersebut akhirnya ditunda, pasar tetap menunjukkan reaksi negatif.
Sementara itu, franc Swiss justru menjadi mata uang paling bersinar tahun ini. Nilainya menguat 14% terhadap dolar, menjadikannya salah satu aset safe haven paling dicari oleh investor global.
Meski pergerakan nilai tukar tidak selalu mencerminkan preferensi manajer cadangan devisa, tren ini kembali memunculkan perdebatan soal dominasi dolar sebagai mata uang cadangan utama dunia.
Beberapa pihak mulai melihat tanda-tanda awal dari proses “de-dolarisasi”. Namun, banyak analis sepakat bahwa pergeseran ini, jika terjadi, akan berlangsung sangat lambat.
Dari sisi nominal, klaim dalam bentuk dolar AS justru naik 1,4% secara kuartalan menjadi US$6,72 triliun. Namun, kenaikan euro lebih besar, yakni 2,6% menjadi US$2,3 triliun. Data ini juga tercatat dalam laporan COFER yang dirilis IMF pada Rabu.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas