Dolar AS Babak Belur, Yen Justru Melesat Seiring Meredanya Risiko Perang Dagang

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar AS jatuh ke level terendah dalam lebih dari seminggu pada penutupan perdagangan Rabu (5/2/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (6/2/2025) WIB. Penurunan dolar terjad...

Dolar AS Babak Belur, Yen Justru Melesat Seiring Meredanya Risiko Perang Dagang
Bacakan Artikel

Sementara itu, dolar AS mengalami penurunan paling tajam terhadap yen Jepang. Mata uang Jepang ini terangkat oleh data gaji yang kuat serta pernyataan pejabat Bank of Japan (BOJ) yang mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut. Dolar turun 1,19% terhadap yen dan berada di level 152,525, titik terendah sejak Desember.

"Penurunan dolar pagi ini terlihat sebagai perpanjangan dari tren sebelumnya. Pasar terus menghapus risiko tarif dari pergerakan mata uang," kata Nick Rees, kepala riset makro di Monex Europe.

Tekanan terhadap dolar semakin besar setelah laporan menunjukkan aktivitas sektor jasa AS melambat pada Januari. Indeks PMI non-manufaktur yang dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM) turun menjadi 52,8 dari sebelumnya 54,0 pada Desember. Padahal, para ekonom memperkirakan indeks ini akan naik ke 54,3.

Di Jepang, upah riil yang disesuaikan dengan inflasi naik 0,6% pada Desember secara tahunan, berkat bonus musim dingin. Kenaikan ini mendorong spekulasi bahwa BOJ akan menaikkan suku bunga tahun ini. Pasar memperkirakan lebih dari 30 basis poin kenaikan hingga akhir tahun.

Pound sterling juga menguat 0,2% dan sempat menyentuh level tertinggi dalam sebulan di US$1,255.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: