Dolar AS Bergerak Datar, Pasar Tunggu Kejelasan Kebijakan Tarif Trump
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar AS bergerak datar pada penutupan perdagangan Rabu (22/1/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (23/1/2025) WIB. Investor masih menunggu pengumuman resmi tentang kebija...
Poundsterling Inggris melemah 0,23% menjadi US$1,2326. Kantor Statistik Nasional Inggris melaporkan defisit anggaran yang lebih besar dari yang diperkirakan pada Desember, yang dipicu oleh biaya bunga utang dan pembelian rumah militer sekali bayar. Hal ini menyoroti tekanan fiskal yang dihadapi Menteri Keuangan Rachel Reeves.
Dolar Kanada juga turun 0,44% terhadap dolar AS menjadi C$1,44 setelah mengalami minggu yang volatil, dengan level terendah 1,4515 untuk pertama kalinya sejak Maret 2020. Data menunjukkan penurunan inflasi bulan lalu menambah tekanan pada mata uang Kanada.
Analis di Deutsche Bank menyatakan bahwa dolar Kanada terhadap dolar AS merupakan "salah satu pasangan mata uang yang paling kurang dihargai dalam perang dagang mata uang."
Peso Meksiko menguat 0,42% terhadap dolar AS menjadi 20,547.
Sementara itu, yuan China melemah 0,12% terhadap dolar AS menjadi 7,278 per dolar dalam perdagangan lepas pantai. Yuan sempat mencapai level terkuatnya sejak 11 Desember pada hari Selasa.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun