Dolar AS Melemah, Investor Cemas dengan Inflasi dan Kebijakan Trump
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar AS melemah pada akhir perdagangan Kamis (13/2/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (14/2/2025) WIB. Pelemahan terjadi setelah data inflasi menunjukkan tekanan harga...
Pernyataan Presiden AS Donald Trump sempat mengguncang pasar setelah ia mengumumkan rencana mengenakan tarif balasan bagi negara yang menerapkan bea masuk terhadap produk AS. Namun, investor sedikit lega setelah Gedung Putih menegaskan kebijakan ini tidak akan langsung diterapkan.
"Pasar merasa lebih tenang karena pesan dari Trump seperti mengatakan, 'Kami akan menyerang kalian, tapi tidak hari ini,'" kata Steve Englander dari Standard Chartered Bank.
Mata uang Eropa, termasuk franc Swiss, krona Swedia, dan krone Norwegia, juga menguat di tengah optimisme bahwa Rusia dan Ukraina mungkin mendekati kesepakatan damai. Trump bahkan dikabarkan telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengenai peluang perdamaian.
Poundsterling juga melonjak 0,8% ke US$1,2541 setelah ekonomi Inggris secara tak terduga tumbuh 0,1% pada kuartal terakhir tahun lalu.
Di pasar kripto, Bitcoin turun 2,01% ke US$95.716,98, mencerminkan ketidakpastian investor terhadap kondisi ekonomi global.
- 1
- 2
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...