Dolar AS Melemah Tipis, Yen dan Euro Menguat Usai Data Harga Produsen AS Dirilis
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah tipis pada akhir perdagangan Rabu (10/9/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (11/9/2025) WIB. Pelemahan ini terjadi setelah...
Bacakan Artikel
Pelemahan dolar ini menunjukkan pasar mulai menyesuaikan diri dengan kemungkinan The Fed melonggarkan kebijakan moneter lagi. Ekspektasi ini muncul setelah data inflasi dan harga produsen menunjukkan tekanan harga lebih ringan dari perkiraan.
Investor kini menantikan data inflasi konsumen AS yang akan dirilis Kamis mendatang sebagai indikator utama arah kebijakan The Fed berikutnya.
Pilih Halaman:
- 1
- 2
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa