Inflasi AS Melunak, Harga Emas Dunia Nyaris Sentuh Rekor Baru!
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia bergerak mendekati level tertinggi sepanjang masa pada Rabu (10/9/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (11/9/2025) WIB. Penguatan ini didorong ekspektasi The...
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia bergerak mendekati level tertinggi sepanjang masa pada Rabu (10/9/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (11/9/2025) WIB. Penguatan ini didorong ekspektasi The Federal Reserve akan memangkas suku bunga pekan depan setelah data inflasi Amerika Serikat lebih lemah dari perkiraan.
Mengutip CNBC International, harga emas spot tercatat naik 0,6% ke posisi US$3.645,96 per ounce. Sehari sebelumnya, logam mulia ini sempat menyentuh rekor US$3.673,95. Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember juga menguat tipis 0,1% ke level US$3.685,9.
Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan harga produsen turun tak terduga pada Agustus karena biaya jasa menurun. Kondisi ini menambah keyakinan pasar terhadap langkah pelonggaran kebijakan moneter.
“Setiap pelemahan lebih lanjut dalam data AS akan terus mendukung emas dengan pandangan lebih dari dua kali pemangkasan suku bunga bisa terjadi sebelum akhir tahun,” kata Fawad Razaqzada, analis pasar di City Index dan FOREX.com.
Emas selama ini dipandang sebagai aset lindung nilai saat ketidakpastian politik, inflasi, dan gejolak ekonomi. Dalam situasi suku bunga rendah, logam mulia ini cenderung makin menarik. Sepanjang tahun berjalan, harga emas sudah melonjak lebih dari 38%.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...