Dolar AS Melemah, Yen dan Euro Kompak Menguat Usai Pemilu Jepang
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) โ Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap sejumlah mata uang utama pada perdagangan Senin (21/7/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (22/7/2025) WIB. Pelema...
Bacakan Artikel
Sementara itu, pelaku pasar telah sepenuhnya memperkirakan pemangkasan suku bunga The Fed akan terjadi pada pertemuan Oktober. Namun, potensi pemangkasan kedua belum sepenuhnya diperhitungkan.
Dari sisi mata uang lainnya, dolar Selandia Baru naik tipis 0,2% ke US$0,5975. Sebelumnya sempat melemah usai rilis data inflasi kuartal kedua yang lebih rendah dari perkiraan ekonom. Hal ini mendorong ekspektasi pemangkasan suku bunga pada bulan depan akibat lemahnya ekonomi secara keseluruhan.
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)