Dolar AS Stabil, Investor Tunggu Kepastian Kebijakan Tarif Trump
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar AS bergerak fluktuatif pada penutupan perdagangan Selasa (21/1/2025) waktu setempat atau Rabu pagi (22/1/2025) WIB. Ketidakpastian mengenai rencana tarif Presiden Do...
Bacakan Artikel
Yen Jepang justru menguat terhadap dolar, didukung ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan. Dolar melemah 0,07% terhadap yen menjadi 155,53.
Di tengah ketidakpastian ini, memo perdagangan dari pemerintahan Trump menyebutkan laporan terkait defisit perdagangan akan dirilis 1 April. Hal ini diperkirakan menjadi titik penting dalam kebijakan tarif selanjutnya.
Selain itu, ancaman tarif hingga 60% untuk China juga menjadi sorotan. Beijing merespons dengan memperkuat yuan, menandakan langkah stabilisasi di tengah tekanan perdagangan.
Pilih Halaman:
- 1
- 2
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...