Dolar AS Tertekan Isu Tarif, Euro Melonjak ke Level Tertinggi dalam 4 Bulan
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar AS anjlok terhadap sebagian besar mata uang utama pada penutupan perdagangan Rabu (5/3/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (6/3/2025) WIB. Investor khawatir tarif b...
Bacakan Artikel
Di Asia, China mengumumkan langkah-langkah stimulus fiskal tambahan untuk mendorong konsumsi. Hal ini membuat yuan offshore menguat 0,2% ke 7,239 per dolar AS.
Mata uang yang sensitif terhadap ekonomi China, seperti dolar Australia, juga ikut terdongkrak. Aussie naik 1,1% ke US$0,6338, ditopang oleh data ekonomi domestik yang positif.
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro