Dolar AS Tiba-Tiba Loyo! Padahal Ketegangan Israel-Iran Lagi Memanas
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) โ Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) bergerak tidak menentu pada penutupan perdagangan Senin (14/6/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (17/6/2025) WIB. Pelaku pasar ce...
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) โ Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) bergerak tidak menentu pada penutupan perdagangan Senin (14/6/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (17/6/2025) WIB. Pelaku pasar cenderung berhati-hati di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran serta menjelang serangkaian rapat kebijakan bank sentral global pekan ini.
Mengutip CNBC International, ketegangan di Timur Tengah membuat investor khawatir potensi gangguan pasokan minyak dari kawasan tersebut. Isu bahwa Iran bisa menutup Selat Hormuzโjalur vital pengiriman minyak duniaโmenambah kekhawatiran pasar terhadap dampak ekonomi yang lebih luas.
Dolar AS sempat menguat hampir 0,4% terhadap yen Jepang di awal sesi, namun berbalik melemah 0,3% ke level 143,73 yen. Dolar juga melemah terhadap franc Swiss di level 0,8104. Sementara itu, euro menguat 0,5% menjadi US$1,1604.
Indeks dolar, yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama, bergerak mendatar.
โKami memperkirakan dolar AS akan tetap melemah, karena konflik Israel-Iran tampaknya masih dalam kondisi stabil sejauh ini,โ ujar John Velis, Kepala Strategi Makro Amerika di BNY Markets.
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- IHSG Ditutup Naik 0,75% ke Level 6.449,830, Saham BYAN Melejit 19,97%
- Suspensi Dibuka, Saham BAJA Kembali Diperdagangkan 19 Agustus 2026
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- PTPP Siap Gelar Rapat Pemegang Sukuk, Bahas Restrukturisasi Keuangan
- Laba Bersih Avian Brands (AVIA) Tumbuh 20,7% Jadi Rp938 Miliar di Semester I 202...
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin