Dolar Melemah Tapi Emas Ogah Naik, Investor Harap-Harap Cemas Tunggu Data Inflasi
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia terpantau stabil pada perdagangan Kamis (4/12/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (5/12/2025) WIB. Pergerakan harga logam mulia ini nyaris tak berubah. Kena...
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia terpantau stabil pada perdagangan Kamis (4/12/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (5/12/2025) WIB. Pergerakan harga logam mulia ini nyaris tak berubah. Kenaikan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) menjadi penahan laju emas meski dolar AS sedang melemah. Investor kini memilih sikap menahan diri jelang rilis data inflasi penting.
Mengutip CNBC International, harga emas di pasar spot tercatat naik tipis 0,1% menjadi US$4.210,49 per ons. Emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Februari ikut menguat 0,2% menjadi US$4.243,00 per ons.
Analis Marex, Edward Meir, memberikan pandangannya terkait kondisi pasar yang tarik-ulur ini.
"Imbal hasil yang lebih tinggi sedikit membatasi kenaikan untuk emas, dan indeks dolar secara umum memberikan dukungan," ujar Edward Meir.
Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun memang tercatat naik. Di sisi lain, indeks dolar AS justru menyentuh level terendah dalam satu bulan. Dolar yang murah biasanya membuat emas lebih terjangkau bagi pembeli luar negeri. Namun, sentimen data ekonomi lain turut mempengaruhi pasar.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...