Dolar Stagnan , Inflasi Tinggi Redupkan Harapan Pemangkasan Suku Bunga
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar AS sempat menguat setelah data inflasi Amerika Serikat dirilis lebih tinggi dari perkiraan. Namun, penguatannya tertahan menjelang penutupan perdagangan Rabu (12/2/2...
Bacakan Artikel
Di pasar mata uang, euro menguat 0,3% ke US$1,0394. Sementara itu, dolar menguat signifikan terhadap yen Jepang, naik 1,2% ke 154,33 yen.
Pasar kini semakin skeptis terhadap peluang pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat. Inflasi yang masih tinggi membuat skenario "suku bunga tinggi lebih lama" semakin kuat. Dolar pun tetap bertahan di level tinggi, meski sempat mengalami fluktuasi sepanjang hari.
Pilih Halaman:
- 1
- 2
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...