Dukung Jasa Pengeboran, Elnusa Upgrade Teknologi Wireline Logging Services
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Elnusa Tbk (Elnusa) merampungkan proses pembelian dan peningkatan teknologi Ultrasonic dan Electric Cutting Tools. Investasi tersebut dilakukan oleh Perseroan untuk menduk...
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, penyediaan peralatan ini bukan hanya investasi teknologi, tetapi juga bentuk dukungan Elnusa terhadap program-program strategis PHE. Elnusa memastikan bahwa dengan layanan Wireline Logging Services terbaru ini, dapat menjalankan program pengeboran dan workover secara lebih efisien dan aman. โTeknologi ini akan memberikan data akurat terkait kondisi sumur di bawah permukaan, yang sangat penting dalam pengambilan keputusan terkait pengeboran dan peningkatan produksi,โ ujarnya.
Dengan investasi ini, demikian Bachtiar, Elnusa berharap dapat semakin mendukung PHE dalam mencapai target produksi migas nasional. Elnusa terus berinovasi dan memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan energi yang berkelanjutan. Menurut Bachtiar, investasi dalam teknologi Ultrasonic dan Electric Cutting Tools ini menunjukkan keseriusan Elnusa dalam mengintegrasikan teknologi terbaru yang akhirnya mendukung ketahanan energi nasional. (konrad)
- 1
- 2
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%