Ekspansi 50 Bioskop Baru, Tripar Multivision (RAAM) Siap Rights Issue 1,36 Miliar Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) berencana menggelar aksi korporasi penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Emiten rumah produksi milik Raam Punjabi ini akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1.362.724.000 saham baru.

Jumlah tersebut setara dengan maksimum 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Saham baru ini memiliki nilai nominal Rp60 untuk setiap saham.

Mengutip keterbukaan informasi perseroan yang dirilis pada Jumat, 27 Maret 2026, manajemen RAAM menjelaskan dana hasil rights issue akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan. Selain itu, dana tersebut juga untuk mendukung kinerja perseroan dan entitas anak.

“Penambahan Modal dilakukan oleh Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan dan entitas anak Perseroan,” tulis Direksi RAAM dalam dokumen keterbukaan informasi tersebut, ditulis Sabtu (28/3/2026).

Adapun rencana penggunaan dana bersih hasil aksi korporasi ini antara lain adalah sebagai berikut; Pertama, dana akan digunakan untuk modal kerja produksi film, web series, dan sinetron. Perseroan juga akan membiayai kegiatan pemasaran serta investasi pada bidang usaha terkait.

Kedua, RAAM akan menyuntikkan modal kepada anak usahanya, PT Platinum Sinema. Perseroan memegang kepemilikan 99,99% pada perusahaan tersebut. Dana ini bertujuan membangun dan mengoperasikan 50 teater atau bioskop baru di berbagai kota di Indonesia.

Langkah ekspansi ini tentu memiliki pengaruh bagi pemegang saham lama. Pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya akan mengalami dilusi kepemilikan. Nilai dilusi tersebut mencapai maksimum 16,67%.

Untuk memuluskan rencana ini, RAAM akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Rapat ini rencananya berlangsung pada Selasa, 5 Mei 2026 pukul 14.30 WIB. Lokasi pertemuan bertempat di Multivision Tower, Kuningan, Jakarta Selatan.

Bursa Efek Indonesia mencatat struktur kepemilikan saham RAAM per 28 Februari 2026 masih didominasi pendirinya. Ram Jethmal Punjabi menggenggam 67,50% saham. PT MNC Digital Entertainment memiliki 9,09% saham.

Adapun PT Tripar Multi Image memegang 0,68% saham. Sementara itu, porsi kepemilikan masyarakat tercatat sebesar 22,73%. Saat ini, posisi Direktur Utama dijabat oleh Ario Bayu Wicaksono. Ram Jethmal Punjabi menjabat sebagai Komisaris Utama perseroan.

Pelaksanaan rights issue dijadwalkan tidak lebih dari 12 bulan sejak tanggal persetujuan RUPSLB. Perseroan akan menggunakan laporan keuangan auditan per 31 Desember 2025 sebagai basis pelaksanaan. Detail mengenai harga pelaksanaan akan disampaikan kemudian dalam prospektus mendatang.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Sempat Digembok BEI, Saham Ini Kembali Diperdagangkan Mulai 30 Maret

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk...

Transaksi BEI Melejit 15,27%, Tapi Asing Kabur Rp30,88 Triliun!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Aktivitas perdagangan saham di PT Bursa...

Jelang Akhir Pekan, IHSG Mendarat di 7.097,057, Turun 0,94% Dipicu Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Menjelang akhir pekan, harga sebagian besar...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru