Ekspansi Bisnis, Dian Swastatika Sentosa Terbitkan Surat Utang Rp1,5 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mulai menawarkan surat utang senilai Rp1,5 triliun kepada investor pada 29-31 Mei 2024. Penjatahan dan distribusi obligasi dan...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mulai menawarkan surat utang senilai Rp1,5 triliun kepada investor pada 29-31 Mei 2024. Penjatahan dan distribusi obligasi dan sukuk mudharabah secara elektronik dilakukan pada 3 dan 5 Juni 2024. Sedangkan pencatatan obligasi DSSA di Bursa Efek Indonesia (BEI) dilakukan pada 6 Juni 2024.
Surat utang tersebut terdiri atas Obligasi Berkelanjutan I DSSA Tahap II/2024 senilai Rp1,052 triliun, dan Sukuk Mudharabah I tahap II/2024 sebesar Rp447,48 miliar. Surat utang di atas merupakan bagian dari penawaran umum Obligasi Berkelanjutan I DSSA senilai total Rp4,2 triliun dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I DSSA senilai total Rp2,8 triliun.
Direksi DSSA dalam prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi yang diumumkan di Jakarta, Rabu (29/5/2024) menjelaskan, obligasi tersebut terdiri atas seri A dengan jumlah pokok Rp44,605 miliar berbunga tetap 7,50% per tahun dan berjangka waktu 370 hari, seri B sebesar Rp171,225 miliar memiliki tenor tiga tahun dengan bunga tetap 8,50% per tahun, dan seri C senilai Rp836,690 miliar berjangka waktu lima tahun dan bunga tetap 9,0% per tahun.
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%