JAKARTA (STOCKWATCH.ID) – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mendirikan anak usaha baru bernama PT Sinergi Inti Data Indonesia (SIDI). Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis perseroan.
Pendirian entitas baru tersebut dilakukan pada 6 Februari 2026. SIDI berkedudukan di Jakarta. Perusahaan baru ini memiliki fokus utama pada bidang usaha Data Center.
Dalam pendirian SIDI, INET menyetorkan modal sebanyak 18.700 lembar saham. Nilai nominal saham tersebut mencapai Rp1 juta per lembar. Total investasi yang dikucurkan perseroan sebesar Rp18,7 miliar.
Secara keseluruhan, SIDI memiliki struktur permodalan senilai Rp22 miliar. Selain INET, PT Inti Pusat Data Nusantara turut memegang saham. Mereka menyetorkan modal sebesar Rp3,3 miliar atau sebanyak 3.300 lembar saham.
Berdasarkan akta pendiriannya, SIDI juga akan bergerak di bidang portal web dan platform digital. Selain itu, perusahaan ini akan menjalankan aktivitas pengolahan data serta konsultasi keamanan informasi.
Muhammad Arif, Direktur Utama INET, menyampaikan pendirian anak usaha ini merupakan langkah strategis. Kehadiran SIDI diharapkan mampu memperkuat posisi perseroan di industri teknologi.
“Langkah strategis Perseroan untuk ekspansi usahanya. PT SIDI akan berfokus untuk menjalankan usaha utamanya sebagai Data Center,” kata Muhammad Arif dalam keterbukaan informasi, Selasa (10/2/2026).
