STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut saham PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) dari daftar pemantauan khusus. Keputusan ini mulai berlaku efektif pada Selasa, 14 April 2026.
RICY sebelumnya berada dalam daftar pemantauan khusus atau watchlist bursa. Otoritas bursa kini memindahkan saham emiten tekstil tersebut ke Papan Pengembangan. Status pemantauan khusus resmi dilepaskan mulai esok hari.
Teuku Fahmi Ariandar, Kadiv Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, menyampaikan pengumuman ini melalui surat nomor Peng-CK-00042/BEI.PLP/04-2026. “Bursa mengumumkan Pencabutan Efek Bersifat Ekuitas Dari Pemantauan Khusus,” ujarnya, dalam keterbukaan informasi, Senin (13/4/2026).
RICY sebelumnya masuk dalam daftar pemantauan khusus karena memenuhi kriteria nomor 5. Kriteria tersebut merujuk pada kepemilikan ekuitas negatif dalam laporan keuangan terakhir perusahaan. Pencabutan ini menandakan RICY tidak lagi berada dalam kondisi tersebut.
Bursa menetapkan 11 kriteria bagi emiten untuk masuk dalam radar pemantauan khusus. Beberapa di antaranya meliputi harga saham rata-rata di bawah Rp51,00 serta likuiditas rendah. Kriteria lainnya mencakup opini disclaimer dari auditor hingga kondisi PKPU atau pailit.
