Gandeng Dow Chemical, Sinergi Multi Lestarindo Optimistis Pendapatan Tumbuh 30% pada 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) terus memperkokoh posisinya sebagai distributor bahan baku kosmetika di Indonesia. Terbaru, Perseroan menjalin kemitraan strategis deng...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) terus memperkokoh posisinya sebagai distributor bahan baku kosmetika di Indonesia. Terbaru, Perseroan menjalin kemitraan strategis dengan Dow Chemicals, perusahaan kimia multinasional terkemuka yang berpusat di Midland, Michigan, Amerika Serikat (AS). Sinergi tersebut merupakan langkah kuat untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan eksistensi di industri yang terus berkembang pesat.
Dow Chemicals atau sering disebut dengan Dow adalah perusahaan kimia multinasional yang merupakan anak usaha dari Dow Inc. Perusahaan ini tercatat sebagai salah satu dari tiga produsen bahan kimia terbesar di dunia.
Kemitraan ini bukan hanya sekadar langkah strategis, namun juga membuka pintu bagi SMLE untuk menjalin lebih banyak kemitraan strategis. Selain itu, lewat kolaborasi ini, SMLE dapat memperluas pangsa pasar dan memperkuat posisinya di sektor kosmetika. Dow Chemical menjadi mitra yang tepat dalam mewujudkan visi SMLE ini.
Siu Min, Direktur Utama SMLE, menyampaikan optimisme terkait dampak positif yang akan dihasilkan dari kerjasama ini. "Kami berfokus pada peningkatan volume penjualan di kosmetika, terutama pada bahan baku seperti silikon, pengental, dan surfaktan. Diprediksi, kerjasama ini akan meningkatkan pendapatan perusahaan sebesar 30% atau 70 miliar rupiah pada tahun 2024," ujarnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (16/1/2024).
Siu Min juga menyoroti konsep bisnis berkelanjutan yang kuat dalam produk bahan baku. "Harapannya dengan kerjasama ini, bisnis SMLE akan semakin besar serta menghasilkan co-project yang lebih besar lagi," imbuhnya
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro