Gegara Renovasi Kantor, Bos The Fed Kena Semprot Gedung Putih!
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Gedung pusat Federal Reserve Amerika Serikat jadi sasaran kritik tajam dari Gedung Putih. Kali ini, tudingan datang dari Direktur Office of Management and Budget, Russell...
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Gedung pusat Federal Reserve Amerika Serikat jadi sasaran kritik tajam dari Gedung Putih. Kali ini, tudingan datang dari Direktur Office of Management and Budget, Russell Vought, yang menyebut Gubernur Bank Sentral AS, Jerome Powell, telah salah urus proyek renovasi markas besar lembaga tersebut.
Mengutip CNBC International, Vought menyampaikan kritik tersebut melalui unggahan di media sosial X pada Kamis, 10 Juli 2025 waktu setempat. Ia menilai Powell telah menyesatkan Kongres soal renovasi gedung yang dinilai terlalu mewah dan berlebihan.
"Federal Reserve terus mengalami defisit sejak tahun fiskal 2023, dan proyek renovasi kantor pusatnya jauh melampaui anggaran," tulis Vought.
Menurutnya, total biaya renovasi saat ini telah membengkak menjadi US$2,5 miliar, atau sekitar US$700 juta lebih mahal dari estimasi awal. Ia menyoroti biaya renovasi per kaki persegi yang mencapai US$1.923, dua kali lipat dari biaya standar renovasi gedung federal bersejarah.
“Kalau dihitung dengan nilai saat ini, membangun Istana Versailles hanya butuh US$3 miliar,” tambahnya dengan nada menyindir.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro