Gelar Private Placement, GSMF Patok Harga Saham Baru Rp106! Awas Dilusi 7,93%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement Tahap I. Aksi korpo...
Dana yang terkumpul dari private placement ini akan digunakan untuk memperkuat struktur modal. Selain itu, dana akan disalurkan untuk mendukung kegiatan operasional PT Equity Finance Indonesia (EFI) dan kebutuhan operasional Perseroan.
Pemegang saham pengendali, Equity Global International Limited (EGIL), juga ikut ambil bagian. EGIL berkomitmen menyetorkan dana sebesar Rp150 miliar dalam rangkaian aksi korporasi ini.
Untuk Tahap I, modal yang masuk berasal dari dua komponen. Pertama, konversi uang muka setoran modal senilai Rp60.130.392.800 yang telah diterima pada 2025. Kedua, setoran modal tunai senilai Rp69.869.607.200 yang akan diterima pada Juni 2026.
Akibat dari penerbitan saham baru ini, pemegang saham lama akan mengalami penurunan persentase kepemilikan. Estimasi dilusi kepemilikan saham untuk Tahap I sebesar 7,93%.
Setelah Tahap I selesai, Perseroan masih akan melanjutkan Tahap II. Setoran modal untuk tahap kedua direncanakan senilai Rp20 miliar. Pelaksanaannya ditargetkan pada bulan September 2026.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...