Global Mediacom Siap Terbitkan Surat Utang Senilai Rp1,4 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Global Mediacom Tbk (BMTR) berencana menerbitkan surat utang senilai Rp1,4 triliun. Surat utang tersebut terdiri atas Obligasi Berkelanjutan V BMTR Tahap I/2025...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Global Mediacom Tbk (BMTR) berencana menerbitkan surat utang senilai Rp1,4 triliun. Surat utang tersebut terdiri atas Obligasi Berkelanjutan V BMTR Tahap I/2025 senilai Rp850 miliar, dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan V Tahap I/2025 sebesar Rp550 miliar.
Berdasarkan prospektus rencana penawaran umum obligasi yang diumumkan di Jakarta, Selasa (27/5/2025) terungkap, obligasi tersebut terdiri atas seri A, seri B, dan seri C dengan tenor masing-masing tiga tahun, lima tahun, dan tujuh tahun. Adapun jumlah pokok obligasi dan tingkat bunga belum ditentukan manajemen.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah Pokok Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, dimana pembayaran bunga pertama dilakukan pada 19 September 2025. Sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing Obligasi pada 19 Juni 2028 untuk Obligasi Seri A, 19 Juni 2030 untuk Obligasi Seri B dan 19 Juni 2032 untuk Obligasi Seri C.
Adapun Sukuk Ijarah BMTR V Tahap I/2025 terdiri atas seri A, B, dan C, masing-masing dengan jangka waktu tiga tahun, lima tahun, dan tujuh tahun. Sedangkan jumlah imbalan ijarah beserta cicilan imbalan ijarah belum ditetapkan oleh Perseroan.
Sukuk Ijarah ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah. Cicilan Imbalan Ijarah ini dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan. Pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah pertama dilakukan pada 19 September 2025, sedangkan pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing Sukuk Ijarah adalah pada tanggal 19 Juni 2028 untuk Sukuk Ijarah Seri A, 19 Juni 2030 untuk Sukuk Ijarah Seri B, dan 19 Juni 2032 untuk Sukuk Ijarah Seri C.
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- Nasabah Mandiri Sekuritas Tembus 1,48 Juta, Growin’ di Livin’ Jadi Motor Pertumb...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- Nasabah Mandiri Sekuritas Tembus 1,48 Juta, Growin’ di Livin’ Jadi Motor Pertumb...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...