Harga Emas Anjlok, Investor Ambil Untung di Tengah Kekhawatiran Perang Dagang
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia merosot tajam pada penutupan perdagangan Selasa (25/2/2025) waktu setempat atau Rabu pagi (26/2/2025) WIB. Investor ramai-ramai mencairkan keuntungan setelah...
Trump kembali menegaskan bahwa tarif impor dari Kanada dan Meksiko akan tetap diberlakukan mulai 4 Maret. Padahal, kedua negara itu berupaya memenuhi tuntutan AS terkait keamanan perbatasan dan penyelundupan fentanyl.
Meski harga emas turun, beberapa analis justru melihat ini sebagai peluang beli. Menurut Peter Grant, Vice President Zaner Metals, ketidakpastian global masih tinggi, sehingga koreksi emas kemungkinan hanya sementara.
Data menunjukkan spekulator emas mengurangi posisi beli bersih sebanyak 13.605 kontrak menjadi 201.962 kontrak hingga 18 Februari. Sementara itu, kepemilikan emas di SPDR Gold Trust naik ke 904,38 metrik ton pada Jumat, tertinggi sejak Agustus 2023.
Pasar juga menunggu kebijakan Federal Reserve terkait inflasi dan suku bunga. Jika inflasi masih tinggi, The Fed bisa menunda pemangkasan suku bunga, yang berpotensi mengurangi daya tarik emas.
Investor kini menanti laporan Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang akan dirilis Jumat. Data ini menjadi acuan utama The Fed dalam menentukan kebijakan moneter ke depan.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...