Harga Emas dan Perak Terjun Bebas di Tengah Memanasnya Perang Iran
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Harga emas dan perak terjun bebas pada perdagangan Kamis (19/3/2026) waktu setempat atau Jumat (20/3/2026) WIB. Penurunan tajam ini dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap e...
Instrumen Exchange-Traded Fund (ETF) berbasis logam mulia tidak luput dari tekanan. ProShares Ultra Silver ETF tersungkur 20% sebelum bel pembukaan perdagangan dimulai. iShares Silver Trust ETF juga turun 4,4%.
Sentimen penghindaran risiko (risk-off) kini sedang menyelimuti pasar finansial secara luas. Hal ini membuat harga saham dan obligasi pemerintah jatuh secara bersamaan. Investor khawatir konflik AS-Iran yang memasuki minggu ketiga akan memicu guncangan energi global.
Sejumlah bank sentral dunia terus memantau ketat perkembangan di Timur Tengah. Federal Reserve (The Fed) memutuskan menahan suku bunga pada Rabu. Bank of Japan juga mengambil langkah serupa karena risiko inflasi yang meningkat akibat perang.
Bank Nasional Swiss memilih mempertahankan suku bunga pada level 0%. Otoritas moneter Swiss menyatakan kesiapan untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing seiring berlanjutnya konflik. Penguatan dolar AS turut membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Paul Surguy, Managing Director dan Head of Investment Management and Proposition di Kingswood Group memberikan analisanya. Ia menilai investor saat ini sedang mengatur ulang kepemilikan aset mereka.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...