Harga Emas Dunia Anjlok Lagi! Dolar dan Imbal Hasil Obligasi Biang Keroknya
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) โ Harga emas dunia mengalami penurunan tajam lebih dari 1% pada penutupan perdagangan Kamis (22/8/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (23/8/2024) WIB. Penurunan ini disebabkan...
Han Tan, kepala analis pasar di Exinity Group, menyebutkan, โJika Ketua Powell memberikan sinyal kuat mengenai pemotongan suku bunga pada bulan September, harga emas mungkin akan mengalami lonjakan lagi.โ
Dua pejabat Fed pada Kamis juga mengungkapkan dukungan terhadap pemotongan suku bunga pada pertemuan kebijakan mendatang. Penurunan suku bunga dapat mengurangi biaya kesempatan menyimpan emas, yang tidak memberikan hasil.
Sebagian besar broker memprediksi The Fed akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September. Namun, institusi besar seperti J.P. Morgan, Citigroup, dan Wells Fargo mengharapkan penurunan sebesar 50 basis poin.
Zain Vawda, analis pasar di MarketPulse by OANDA, mengatakan, โProspek untuk ETF emas terlihat positif. Ekspektasi pemotongan suku bunga dapat memicu aliran dana baru ke ETF emas.โ
Sementara itu, harga logam lainnya juga mengalami penurunan. Harga perak turun 2,3% menjadi US$28,93 per ons. Platinum merosot 1,9% menjadi US$945,02, dan paladium kehilangan 2,8% menjadi US$925,49.
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)