Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah

Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
Harga Emas Dunia (Sumber Foto: iStock)
Bacakan Artikel

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh perbedaan pendapat di internal The Fed. Tiga pejabat bank sentral menginginkan kenaikan suku bunga pada pertemuan pekan lalu. Mereka menilai penundaan kenaikan biaya pinjaman bisa membuat inflasi tetap di atas target 2%.

John Williams, Presiden Fed New York, ikut memberikan tanggapan. Ia menyatakan kesiapan bank sentral untuk bertindak jika kondisi ekonomi memanas.

"Bank sentral siap menaikkan suku bunga jika tekanan inflasi tidak mereda," kata Williams.

Ketegangan di Timur Tengah sebelumnya sempat memicu lonjakan harga minyak Brent hingga lebih dari 20% bulan lalu. Konflik antara AS dan Iran serta serangan terhadap kapal tanker di Oman menjadi pemicu utamanya.

Harga energi yang tinggi memperkuat dugaan The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Situasi ini menjadi beban bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil atau bunga.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: