Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh perbedaan pendapat di internal The Fed. Tiga pejabat bank sentral menginginkan kenaikan suku bunga pada pertemuan pekan lalu. Mereka menilai penundaan kenaikan biaya pinjaman bisa membuat inflasi tetap di atas target 2%.
John Williams, Presiden Fed New York, ikut memberikan tanggapan. Ia menyatakan kesiapan bank sentral untuk bertindak jika kondisi ekonomi memanas.
"Bank sentral siap menaikkan suku bunga jika tekanan inflasi tidak mereda," kata Williams.
Ketegangan di Timur Tengah sebelumnya sempat memicu lonjakan harga minyak Brent hingga lebih dari 20% bulan lalu. Konflik antara AS dan Iran serta serangan terhadap kapal tanker di Oman menjadi pemicu utamanya.
Harga energi yang tinggi memperkuat dugaan The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Situasi ini menjadi beban bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil atau bunga.
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tum...
- Verah Wahyudi Jual 1,25 Juta Saham TAMA di Harga Rp251
- DKH Hospitals Raih Kredit Investasi Rp74 Miliar dari Bank Mandiri, Ini Tujuannya
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tum...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran