Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
Di sisi lain, Iran menyatakan tidak ada pembicaraan yang sedang berlangsung dengan AS. Pernyataan ini membantah klaim Presiden Donald Trump. Pasar kini fokus memantau laporan pekerjaan ADP dan data non-farm payrolls yang akan dirilis pekan ini.
Kabar menarik datang dari Korea Selatan. Bank sentral negara tersebut berencana membeli emas dari produsen lokal. Langkah ini bertujuan mendiversifikasi sumber pasokan dan menambah cadangan emas mereka.
Tren penurunan harga juga merembet ke logam mulia lainnya. Harga perak spot terpangkas 0,8% ke posisi USD 57,18 per ons troi.
Penurunan lebih dalam terjadi pada logam industri lainnya. Harga platinum spot merosot 1,6% menjadi USD 1.616,42 per ons troi. Sementara itu, harga paladium jatuh 1,8% ke level USD 1.251,16 per ons troi.
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tum...
- Verah Wahyudi Jual 1,25 Juta Saham TAMA di Harga Rp251
- DKH Hospitals Raih Kredit Investasi Rp74 Miliar dari Bank Mandiri, Ini Tujuannya
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tum...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran