Harga Emas Melonjak Tinggi! Ketegangan Global Jadi Penyebab Utama!
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia mencetak rekor baru dengan menembus angka US$2.700 per ons. pada penutupan perdagangan hari Jumat (18/10/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (19/10/2024) WI...
Sejak awal tahun, harga emas telah memecahkan rekor berkali-kali. Harapan untuk pemotongan suku bunga lebih lanjut oleh bank sentral dan ketidakpastian geopolitik telah mendorong harga emas naik lebih dari 30% sepanjang tahun ini. Ini merupakan pertumbuhan tahunan terbaik sejak 1979, menurut data LSEG.
Suku bunga yang lebih rendah meningkatkan daya tarik emas, karena emas tidak memberikan bunga. Sumber yang dikutip Reuters menyebutkan bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) kemungkinan akan melakukan pemotongan lagi pada bulan Desember, kecuali ada data ekonomi yang menunjukkan sebaliknya. Pedagang juga memprediksi kemungkinan 92% untuk pemotongan suku bunga Federal Reserve pada bulan November, berdasarkan alat CME Fedwatch.
Max Layton, kepala penelitian komoditas global di Citi, memperkirakan harga emas dapat mencapai US$3.000 per ons dalam 6 hingga 12 bulan ke depan. Dia menjelaskan, emas kini menjadi tempat penyimpanan kekayaan di tengah ketidakpastian ekonomi di AS dan Eropa, yang meningkatkan permintaan untuk ETF dan investasi.
Tidak hanya emas, perak juga diperkirakan akan berkinerja baik, dengan harga yang dapat mencapai US$35 per ons dalam tiga bulan ke depan. Saat ini, harga perak telah naik 6% menjadi US$33,58. Platinum juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan 2,4% menjadi US$1.016,25, sementara paladium naik sekitar 4% menjadi US$1.083,25.
- 1
- 2
- Nasabah Mandiri Sekuritas Tembus 1,48 Juta, Growin’ di Livin’ Jadi Motor Pertumb...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- Inflasi Juli 2026 Tembus 2,88%, BPS Catat Papua Barat Tertinggi
- Direktur CASH Mundur, Willy Chandry Ambil Alih Tugas Sementara
- Pos Indonesia dan Rumah Tani Nusantara Luncurkan AgriPost, Bidik 20 Outlet dan 5...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Nasabah Mandiri Sekuritas Tembus 1,48 Juta, Growin’ di Livin’ Jadi Motor Pertumb...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...
- Laba Bersih SMBC Indonesia (BTPN) Melesat 41,7% ke Rp1,75 Triliun di Semester I-...