Harga Minyak Dunia Terjun Bebas! Apa Penyebabnya?
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan signifikan pada penutupan perdagangan hari Jumat (18/10/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (18/10/2024) WIB. Ini dipicu oleh m...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan signifikan pada penutupan perdagangan hari Jumat (18/10/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (18/10/2024) WIB. Ini dipicu oleh melambatnya pertumbuhan ekonomi di China serta ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah. Akibatnya, harga minyak mengalami kerugian mingguan lebih dari 7%.
Mengutip CNBC International, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November merosot US$1,45 atau 2,05% mencapai US$69,22 per barel, di New York Mercantile Exchange.
Adapun harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember turun US$1,39 atau 1,87% menjadi US$73,06 per barel, di London ICE Futures Exchange.
Laporan terbaru menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi China berada pada level terendahnya sejak awal tahun 2023. Meskipun konsumsi dan output industri bulan September lebih baik dari yang diperkirakan, penurunan ini tetap memberikan tekanan pada harga minyak. John Kilduff, mitra di Again Capital, mengatakan, “China sangat penting bagi permintaan, dan ini sangat mempengaruhi harga saat ini.”
Produksi kilang di China juga mengalami penurunan selama enam bulan berturut-turut. Margin pemurnian yang rendah dan konsumsi bahan bakar yang lemah membuat proses pemurnian terhambat. Neil Atkinson, analis energi independen, menyebutkan, “Kita tidak bisa mengabaikan dampak kendaraan listrik di China.” Penjualan kendaraan listrik di negara tersebut melonjak 42% pada bulan Agustus, mencapai angka rekor lebih dari satu juta unit.
- Direktur CASH Mundur, Willy Chandry Ambil Alih Tugas Sementara
- Pos Indonesia dan Rumah Tani Nusantara Luncurkan AgriPost, Bidik 20 Outlet dan 5...
- Suspensi Dicabut, Saham ASMI Kembali Diperdagangkan di BEI
- Kinerja KPIG Semester I 2026 Melesat, Pendapatan Naik 15,5% Ditopang Bisnis Hosp...
- Pendapatan dan Laba BHIT Kompak Turun di Semester I 2026, Ini Penyebabnya
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Direktur CASH Mundur, Willy Chandry Ambil Alih Tugas Sementara
- Pos Indonesia dan Rumah Tani Nusantara Luncurkan AgriPost, Bidik 20 Outlet dan 5...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...
- Laba Bersih SMBC Indonesia (BTPN) Melesat 41,7% ke Rp1,75 Triliun di Semester I-...