Harga Emas Sentuh Titik Tertinggi dalam 2 Bulan, Dipicu Risiko Kebijakan Trump dan Melemahnya Dolar
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia melonjak signifikan pada penutupan perdagangan Selasa (21/1/2025) waktu setempat atau Rabu pagi (22/1/2025) WIB. Harga logam mulia ini meroket mencapai level...
Pada awal pemerintahannya di tahun 2017, harga emas naik 13% yang merupakan kenaikan tahunan terbaik dalam tujuh tahun terakhir. Ketidakpastian ekonomi dan geopolitik menjadikan emas sebagai pilihan investasi yang aman.
Namun, kebijakan Trump yang cenderung inflasioner bisa memaksa Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Suku bunga tinggi seringkali menurunkan daya tarik emas karena aset ini tidak memberikan imbal hasil.
Pasar juga menunggu rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dan data Personal Consumption Expenditure (PCE) pekan depan. "Meski tidak ada ekspektasi tindakan besar dari The Fed, pernyataan kebijakan mereka akan menjadi perhatian utama untuk sisa tahun ini," ujar Peter Grant, analis logam senior di Zaner Metals.
- 1
- 2
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...