Harga Minyak Dunia Menguat! Minyak Mentah AS Bangkit Setelah Pekan Terburuk Sejak 2023
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Harga minyak mentah dunia menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada penutupan perdagangan Senin (9/9/2024) malam waktu setempat atau Selasa pagi (10/9/2024) WIB. Setelah mengal...
Bacakan Artikel
Daan Struyven, kepala riset minyak di Goldman Sachs, mengatakan dalam program CNBC “Squawk Box Asia”, “Kami telah kehilangan 400 juta barel permintaan finansial sejak awal Juli. Itu setara dengan 7 juta barel per hari yang hilang.”
Meskipun pasar minyak menghadapi tekanan, Struyven tidak memperkirakan resesi sebagai skenario utama. Menurut riset Goldman Sachs, probabilitas resesi untuk ekonomi AS masih berada di angka 20% dalam 12 bulan ke depan.
Pilih Halaman:
- 1
- 2
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...