Harga Minyak Dunia Naik Tipis, Konflik Timur Tengah Jadi Ancaman Baru
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan tipis pada penutupan perdagangan hari Kamis (17/10/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (18/10/2024) WIB, setelah empat hari bert...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan tipis pada penutupan perdagangan hari Kamis (17/10/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (18/10/2024) WIB, setelah empat hari berturut-turut menurun. Kenaikan ini terjadi meskipun kekhawatiran mengenai pasokan minyak dari Timur Tengah mulai mereda dan proyeksi surplus minyak tahun depan semakin kuat.
Mengutip CNBC International, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November naik 28 sen atau 0,4% menjadi US$70,67 per barel, di New York Mercantile Exchange.
Adapun harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember mendaki 23 sen atau 0,31%, mencapai US$74,45 per barel, di London ICE Futures Exchange.
Aditya Saraswat, Direktur Riset Timur Tengah di Rystad Energy, menyebutkan bahwa potensi konflik antara Israel dan Iran tetap menjadi perhatian serius. "Jika konflik ini meluas menjadi perang besar, dampaknya pada ekspor gas dan minyak bisa sangat signifikan," kata Saraswat. Konflik ini berpotensi memperburuk pasokan energi global, terutama jika proyek minyak di Timur Tengah terganggu.
Meskipun Israel belum menyerang fasilitas minyak Iran setelah insiden rudal pada 1 Oktober, potensi serangan masih ada. Jika fasilitas minyak Iran terdampak, produksi harian Iran sebesar 1,4 juta barel bisa terganggu. Bahkan, jika konflik meluas, Iran dapat menutup Selat Hormuz, yang mengancam pasokan minyak sebesar 12 juta barel per hari dan bisa memicu lonjakan harga minyak yang signifikan.
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- Nasabah Mandiri Sekuritas Tembus 1,48 Juta, Growin’ di Livin’ Jadi Motor Pertumb...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...