Harga Minyak Dunia Naik Tipis, Tapi Terancam Catat Penurunan Mingguan Pertama Sejak April
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia naik tipis pada penutupan perdagangan Jumat (23/5/2025) waktu setempat atau Sabtu pagi (24/5/2025) WIB. Meski naik, harga minyak masih berada di jal...
Dalam pertemuan tersebut, OPEC+ diperkirakan akan menambah kuota produksi sebesar 411.000 barel per hari untuk bulan Juli.
Reuters melaporkan bahwa OPEC+ kemungkinan akan menghapus sisa pengurangan produksi sukarela sebesar 2,2 juta barel per hari pada akhir Oktober. Sebelumnya, kelompok ini sudah menaikkan target produksi sekitar 1 juta barel per hari untuk bulan April, Mei, dan Juni.
“Brent turun seiring dengan ekspektasi bahwa OPEC+ akan menaikkan kuota produksinya sebesar 411.000 barel per hari pada Juli,” kata Analis SEB, Bjarne Schieldrop.
Di sisi lain, kekhawatiran soal potensi konflik geopolitik yang sempat menekan pasar di awal pekan ikut mereda. Ini termasuk laporan bahwa Israel sedang bersiap menyerang fasilitas nuklir Iran, serta sanksi baru dari Uni Eropa dan Inggris terhadap perdagangan minyak Rusia.
Selain itu, lonjakan stok minyak mentah di Amerika Serikat juga membebani harga. Permintaan penyimpanan minyak di AS kini meningkat tajam, mendekati level saat pandemi COVID-19. Data ini berasal dari perusahaan broker penyimpanan energi, The Tank Tiger.
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- Nasabah Mandiri Sekuritas Tembus 1,48 Juta, Growin’ di Livin’ Jadi Motor Pertumb...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...