Harga Naik Gila-Gilaan, BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Tiga Emiten Ini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham tiga emiten karena kenaikan harga yang terlalu signifikan. Ketiga saham yang terkena suspens...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham tiga emiten karena kenaikan harga yang terlalu signifikan. Ketiga saham yang terkena suspensi itu adalah PT Remala Abadi Tbk (DATA), PT Golden Flower Tbk (POLU), dan PT Tira Austenite Tbk (TIRA).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, mengatakan suspensi ini berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I perdagangan tanggal 24 Februari 2025 hingga pengumuman lebih lanjut dari Bursa. Langkah ini diambil untuk melindungi investor dari potensi risiko akibat lonjakan harga yang tidak wajar.
โSehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham dan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham,โ ujar Aji, dalam keterbukaan informasi dikutip Senin, (24/2/2025).
Bursa mengimbau semua pihak untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing perusahaan.
Saham DATA melonjak 12,17% pada perdagangan Jumat (21/2/2025). Saham ini ditutup di level Rp2.120 per lembar, naik Rp230 dari harga sebelumnya. Sepanjang perdagangan, saham DATA bergerak di rentang Rp1.915 hingga Rp2.280. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp2,92 triliun dengan rasio price to earnings (P/E) sebesar 48,05. Dalam setahun terakhir, saham ini sudah naik gila-gilaan dari level Rp226 hingga Rp2.280.
- IHSG Anjlok 1,53% ke 6.267,88, Sebanyak 542 Saham Melemah
- Softbank Ventura Indonesia Tambah Saham NANO, Kepemilikan Tembus 10,01%
- Airlangga Hartarto: Kualitas dan Transparansi Emiten Kunci Utama Kepercayaan Inv...
- ITMG Raih Laba Bersih USD110 Juta di Semester I 2026, Naik 17%
- TBMS Buka Suara Soal Volatilitas Saham, Ini Penjelasan ke BEI
- IHSG Anjlok 1,53% ke 6.267,88, Sebanyak 542 Saham Melemah
- Softbank Ventura Indonesia Tambah Saham NANO, Kepemilikan Tembus 10,01%
- Airlangga Hartarto: Kualitas dan Transparansi Emiten Kunci Utama Kepercayaan Inv...
- ITMG Raih Laba Bersih USD110 Juta di Semester I 2026, Naik 17%
- TBMS Buka Suara Soal Volatilitas Saham, Ini Penjelasan ke BEI
- Jelang Rilis Data Inflasi AS, Harga Emas Dunia Kembali Bergerak Menguat
- Asuransi Bintang (ASBI) Ungkap Dugaan Penggelapan Dana dan Investasi
- Saham BNBR Kena Notasi Khusus G dari BEI, Ini Tanggapan OJK
- Profil Destry Damayanti, Kandidat Tunggal Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
- Harga Minyak Dunia Melonjak 5%, Imbas Ketidakpastian Negosiasi AS-Iran