Harga Terus Turun, BEI Awasi Pergerakan Saham Paperocks Indonesia (PPRI)
STOCWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengawasi ketat terhadap perkembangan harga saham PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI). Pasalnya, pola gerak saham ini di luar kebias...
STOCKWATCH.ID STOCWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengawasi ketat terhadap perkembangan harga saham PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI). Pasalnya, pola gerak saham ini di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).
Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam pengumuman tertulis yang disampaikan, Rabu 11 Maret 2026 mengatakan, saham PPRI mengalami penurunan harga signifikan dalam beberapa hari transaksi pekan lalu.
Yulianto menjelaskan, informasi ini disampaikan dalam rangka perlindungan bagi investor. “Pengumuman UMA tersebut tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di pasar modal,” katanya.
Pada perdagangan Rabu, 11 Maret 2026, saham PPRI ditutup turun 5,46% menjadi Rp173 per unit dibanding sehari sebelumnya di Rp183 per unit. Selama perdagangan sepekan, saham PPRI anjlok 22,76%. Sedangkan pada periode 10 Februari 2026 sampai dengan 11 Maret 2026, harga saham PPRI telah merosot tajam sebesar 38,65%, dari Rp282 per saham menjadi Rp173 per saham.
Menurut Yulianto, informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat (PPRI) adalah tanggal 6 Maret 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (“Bursa”) perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...