Hari ini IHSG Berpotensi Menguat Terbatas 6.789 – 6.978, Yugen Sekuritas Sarankan ‘Beli‛ 7 Saham Berikut!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi menguat terbatas pada perdagangan Jumat (6/10/2023). Hal itu disampaikan oleh William Surya Wijaya, CE...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi menguat terbatas pada perdagangan Jumat (6/10/2023). Hal itu disampaikan oleh William Surya Wijaya, CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, dalam laporan riset yang dipublikasikan hari ini.
Menurut William, hari ini IHSG akan bergerak pada kisaran 6.789 – 6.978 poin.
Pada penutupan perdagangan Kamis (510/2023) IHSG berakhir turun 11,750 poin (0,17%) menjadi 6.874,83 poin. Ini seiring merosotnya harga saham 261 dari 751 emiten yang sahamnya ditransaksikan kemarin.
William mengatakan, pergerakan IHSG hingga saat ini masih akan bergerak konsolidatif. Namun risiko potensi terjadinya koreksi dalam jangka pendek terbilang cukup besar. Hal ini diiringi oleh tercatatnya arus deras capital outflow secara year to date. Ini ditambah lagi dengan melemahnya nilai tukar rupiah.
William menambahkan, pelemahan nilai tukar rupiah turut memberikan dampak terhadap emiten-emiten yang berkaitan dan membuat pasar bergerak lebih konsolidatif. Kendati demikian, jelang rilis data perekonomian pada hari ini, ia optimistis cadangan devisa masih akan berada dalam kondisi stabil. Ini diharapkan dapat memberikan sentimen positif terhadap pergerakan IHSG.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026