Hati-Hati! 3 Saham Ini Masuk Radar UMA BEI karena Naik Tak Wajar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengumumkan adanya Unusual Market Activity (UMA) pada tiga saham emiten. Kali ini saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), PT Surya F...
BEI mengingatkan investor lebih cermat dalam mengambil keputusan. โPara investor diharapkan memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan, mengkaji kembali rencana corporate action yang belum disetujui RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi,โ ujar Yulianto.
Harga Saham
Pada penutupan perdagangan hari Rabu, 27 Agustus 2025, saham SRAJ, SFAN, dan NAYZ kompak menguat.
Saham SRAJ ditutup di Rp7.100 per lembar, naik Rp200 atau 2,90% dari sehari sebelumnya di Rp6.900. Sejak awal sesi, saham ini dibuka di Rp6.975 dan sempat menyentuh level tertinggi Rp7.350 sebelum terkoreksi tipis. Sepanjang perdagangan, harga terendah tercatat Rp6.825 dengan volume transaksi 2,68 juta lembar.
Kenaikan ini membawa SRAJ ke rekor tertinggi tahun ini di Rp7.100. Sebelumnya, titik terendah sempat terjadi pada 17 Februari 2025 di Rp2.320. Dalam 52 minggu terakhir, pergerakan saham berada di rentang Rp2.250 hingga Rp7.350. Dengan pencapaian ini, kapitalisasi pasar SRAJ kini tembus Rp86,89 triliun.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini