Hati-Hati! 3 Saham Ini Masuk Radar UMA BEI karena Naik Tak Wajar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengumumkan adanya Unusual Market Activity (UMA) pada tiga saham emiten. Kali ini saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), PT Surya F...
Saham SFAN ditutup di Rp1.920 per lembar, naik tipis Rp5 atau 0,26% dari posisi sebelumnya di Rp1.915. Sepanjang hari, saham ini hanya berputar di level Rp1.915 hingga Rp1.920 dengan volume 99.400 lembar.
Dalam setahun terakhir, SFAN bergerak di kisaran Rp1.815 hingga Rp1.935. Tahun ini, rekor tertinggi dicetak pada 21 Mei di Rp1.930, sedangkan terendahnya pada 28 Februari di Rp1.825. Kapitalisasi pasar SFAN kini tercatat Rp2,61 triliun.
Di sisi lain, saham NAYZ mencuri perhatian dengan lonjakan 9,33%. Saham ini ditutup di Rp82 per lembar, menguat 7 poin dari Rp75 sehari sebelumnya. Sejak dibuka di Rp80, harga sempat menyentuh tertinggi Rp82 dan terendah Rp75, dengan volume transaksi 18,18 juta lembar.
Sejak awal 2025, saham NAYZ pernah berada di puncak Rp152 pada 3 Februari, lalu merosot ke titik terendah Rp39 pada 23 Juli. Dalam 52 minggu terakhir, pergerakan saham berada di kisaran Rp19 hingga Rp167. Dengan lonjakan terbaru, kapitalisasi pasar NAYZ mencapai Rp209,1 miliar.
Pasar saham hari ini menampilkan dinamika beragam. SRAJ mencatat rekor baru, SFAN bertahan stabil, dan NAYZ jadi salah satu saham dengan kenaikan paling mencolok berkat lonjakan hampir 10%.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini