back to top

Ibunda Pandu Sjahrir, Kartini Sjahrir Resmi Mundur dari Komisaris Independen LPKR! Ini Profilnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengumumkan pengunduran diri Kartini Sjahrir dari jabatannya sebagai Komisaris Independen Perseroan. Emiten pengembang properti dan tata kota ini menerima surat pengunduran diri tersebut pada Jumat 30 Januari 2026.

Sekretaris Perusahaan LPKR, Ratih Safitri menyampaikan laporan fakta material ini kepada regulator pasar modal. “Pada tanggal 30 Januari 2026, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Ibu Kartini Sjahrir dari jabatannya sebagai Komisaris Independen Perseroan,” ujar Ratih Safitri dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (2/2/2026).

Manajemen memastikan keputusan ini tidak mengganggu jalannya roda bisnis perusahaan. Peristiwa tersebut diklaim tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, maupun kondisi keuangan LPKR. Kelangsungan usaha perseroan juga dipastikan tetap terjaga dengan baik.

Terkait status jabatan tersebut, LPKR berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Sebagai informasi, LPKR merupakan perusahaan yang bergerak di bidang real estate dan urban development beserta sarana penunjangnya. Bidang usahanya mencakup pembangunan perumahan, perkantoran, perhotelan, rumah sakit, hingga pusat perbelanjaan. Selain itu, perseroan juga aktif dalam industri hospitality dan pelayanan kesehatan.

Profil Kartini Sjahrir

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nurmala Kartini Sjahrir sebagai Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Jepang. Pelantikan tokoh senior ini berlangsung khidmat di Istana Negara pada Jumat (19/12/2025). Kartini Sjahrir terpilih karena memiliki rekam jejak yang mumpuni di bidang akademik, sosial, dan diplomatik.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 133 P Tahun 2025. Usai pengambilan sumpah jabatan, acara berlanjut dengan penandatanganan berita acara pelantikan. Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan ucapan selamat langsung kepada para duta besar yang baru dilantik.

Sosok Dr. Nurmala Kartini Sjahrir merupakan ibunda dari Pandu Sjahrir. Saat ini, Pandu Sjahrir menjabat sebagai Chief Investment Officer (CIO) Danantara. Kartini Sjahrir adalah warga negara Indonesia dengan segudang prestasi di kancah internasional.

Pengalaman diplomatiknya tidak perlu diragukan lagi. Kartini pernah menjabat sebagai Dubes RI untuk Argentina, Uruguay, dan Paraguay pada periode 2010 sampai 2014. Atas dedikasinya, ia menerima medali penghargaan paling bergengsi dari Pemerintah Argentina pada 15 September 2014.

Selain di dunia diplomasi, Kartini aktif dalam isu lingkungan global. ia menjadi Penasihat Senior untuk Masalah Perubahan Iklim di Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi pada 2015-2019. ia juga dipercaya menjadi wakil Indonesia di Dewan Penasihat ASEAN Institute for Peace and Reconciliation (ASEAN-AIPR) periode 2018-2020.

Dunia pendidikan juga menjadi fokus perhatiannya. Sejak tahun 2020, beliau mengemban amanah sebagai Ketua Majelis Wali Amanat di Universitas Sumatera Utara (USU). Latar belakang akademiknya sangat cemerlang dengan gelar Master dan Doktor di bidang Antropologi dari Boston University, Massachusetts, Amerika Serikat.

Gelar doktor tersebut diraihnya pada tahun 1990. Sebelumnya, Kartini menuntaskan pendidikan Sarjana Antropologi di Universitas Indonesia. Perpaduan antara keahlian antropologi dan pengalaman lapangan menjadikannya diplomat yang sangat diperhitungkan.

Kini, tugas besar menantinya di Tokyo untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang. Penunjukan Kartini diharapkan mampu membawa angin segar bagi kerja sama kedua negara di berbagai sektor strategis. Para pelaku pasar dan investor turut mencermati penguatan diplomasi ekonomi di bawah kepemimpinan duta besar yang baru ini.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Tetap Pede Kejar 50 IPO 2026 Meski Free Float Naik Jadi 15%, Kantongi Dua Calon Emiten Jumbo

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap pede...

Free Float 15% Berlaku Bertahap, OJK–BEI Bahas Dampak ke Calon Emiten di Pipeline IPO

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa...

Barito Renewables (BREN) Mulai Buyback Saham di BEI, Siapkan Dana Rp2 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Mulai hari ini, Rabu 04 Februari 2026,...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru