IHSG Ambles, BEI Sampai Trading Halt! Minat IPO Masih Tinggi? Ini Kata Bos BEI!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat dalam beberapa bulan terakhir. Sejak 19 September 2024, IHSG terus mengalami penurunan tajam. Hingga 18 Maret 2025,...
Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menegaskan bahwa kondisi pasar saat ini tidak mengubah rencana IPO perusahaan-perusahaan yang sudah masuk dalam pipeline.
"Saya lihat secara pipeline kita nggak berubah ya. Ini kan (trading halt) kita bicara kemarin, IPO itu kan jangka panjang, masih ada setahun," kata Iman di Jakarta, Rabu (19/3/2025).
Ia juga menyebut bahwa sejak awal tahun ini sudah ada 10 perusahaan yang resmi melantai di bursa.
Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengungkapkan, hingga 14 Maret 2025, sudah ada 10 perusahaan yang resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp3,88 triliun.
Tak hanya itu, masih ada 26 perusahaan lain yang sedang dalam antrean atau pipeline untuk melantai di BEI. Dari jumlah tersebut, mayoritas merupakan perusahaan dengan aset skala besar, yaitu di atas Rp250 miliar.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...