IHSG Berpeluang Berbalik Menguat, Intip 6 Saham Jagoan BNI Sekuritas Hari Ini! Ada BUMI dan ANTM
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bergerak menyamping (sideways) namun cenderung menguat pada perdagangan Jumat (19/6/2026). Indeks...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bergerak menyamping (sideways) namun cenderung menguat pada perdagangan Jumat (19/6/2026). Indeks saham akan mencoba bangkit setelah mengalami tekanan pada hari sebelumnya.
Fanny Suherman, CFPยฎ, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memberikan pandangannya terkait arah pasar. Menurutnya, indeks memiliki peluang untuk mencatatkan kenaikan hari ini.
โKami memperkirakan IHSG hari ini sideways cenderung menguat,โ ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada penutupan perdagangan Kamis (18/6/2026), IHSG parkir di level 6.172,340. Indeks saham turun 48,399 poin atau melemah 0,78% dibanding penutupan Rabu (17/6/2026) di level 6.220,740.
Saat pembukaan perdagangan kemarin, indeks mulai bergerak di level 6.191,891. Penurunan tersebut membuat IHSG kembali berada di bawah level psikologis 6.200.
Aksi jual bersih oleh investor asing juga mewarnai pergerakan pasar kemarin. Total nilai jual bersih asing di pasar reguler mencapai Rp893 miliar.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 6.130-6.080. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 6.200-6.230.
Fanny juga membagikan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati pemodal. โTrading idea hari ini: BUMI, DSSA, ANTM, MBMA, CUAN, dan BULL,โ imbuhnya.
Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
Whats Your Reaction
0
0
0
0
0
0
0