IHSG Diprediksi Menguat, Bahana Sekuritas Rekomendasikan Saham Berikut !
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini, Kamis (23/2/2023) diperkirakan bergerak menguat dalam rentang antara 6750-6.950 poin....
Pada perdagangan Rabu (22/2/2023) IHSG ditutup melemah. Ini seiring pelemahan bursa regional Asia dimana pelaku pasar fokus menanti rilis risalah rapat The Fed. Investor Asing mencatatkan Nett Sell Rp38 miliar.
“Diperkirakan hari ini Kamis (23/2) IHSG berpotensi menguat (Rebound) dengan range 6750-6950. Saham sektoral yang dapat diperhatikan Banking, Consumer, Media, Cigarete dan Healthcare,” jelas Dimas.
Untuk perdagangan hari ini, berikut 5 saham yang direkomendasikan oleh Dimas:
1.BBNI – BUY Closing Price Rp8850 (-2.21%) Target Price Rp9600 Potential Upside 8.5%
- Berada di Bottoming Area berpotensi terjadinya penguatan
- Area beli terbaik pada range Rp8800- 9000
- Stoploss jika Closing di bawah level Rp8750
2.INDF – ACCUM BUY Closing Price Rp6600 (+1.15%) Target Price Rp6850 Potential Upside 3.78%
- IHSG Anjlok 1,53% ke 6.267,88, Sebanyak 542 Saham Melemah
- Softbank Ventura Indonesia Tambah Saham NANO, Kepemilikan Tembus 10,01%
- Airlangga Hartarto: Kualitas dan Transparansi Emiten Kunci Utama Kepercayaan Inv...
- ITMG Raih Laba Bersih USD110 Juta di Semester I 2026, Naik 17%
- TBMS Buka Suara Soal Volatilitas Saham, Ini Penjelasan ke BEI
- IHSG Anjlok 1,53% ke 6.267,88, Sebanyak 542 Saham Melemah
- Softbank Ventura Indonesia Tambah Saham NANO, Kepemilikan Tembus 10,01%
- Airlangga Hartarto: Kualitas dan Transparansi Emiten Kunci Utama Kepercayaan Inv...
- ITMG Raih Laba Bersih USD110 Juta di Semester I 2026, Naik 17%
- TBMS Buka Suara Soal Volatilitas Saham, Ini Penjelasan ke BEI
- Jelang Rilis Data Inflasi AS, Harga Emas Dunia Kembali Bergerak Menguat
- Asuransi Bintang (ASBI) Ungkap Dugaan Penggelapan Dana dan Investasi
- Saham BNBR Kena Notasi Khusus G dari BEI, Ini Tanggapan OJK
- Profil Destry Damayanti, Kandidat Tunggal Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
- Harga Minyak Dunia Melonjak 5%, Imbas Ketidakpastian Negosiasi AS-Iran