back to top

IHSG Pagi Ini Naik 0,65%, Kembali Tembus Level 7.200

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Senin (20/1/2025), pukul 9:00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau. Hingga pukul 09.09 WIB, IHSG terpantau di level 7.217,705, menguat 45,968 poin atau naik 0,64%, dari penutupan Senin (20/1/2025) di posisi 7.170,737.

Menurut data RTI Business, hingga pukul 09.39 WIB, sebanyak 3,270 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 300 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp2,637 triliun. Tercatat sebanyak 226 saham naik, sebanyak 230 saham turun dan sebanyak 189 saham tetap tidak berubah.

Sejumlah saham yang mengalami kenaikan harga pagi ini, diantaranya BBRI naik 1,42% jadi Rp4.280 per saham. BBCA naik 0,26% jadi Rp9.650, BMRI naik 1,25% jadi Rp6.075, BBNI naik 1,30% jadi Rp4.680, dan TLKM terangkat 0,77% ke harga Rp2.630 per saham.

Sedangkan beberapa yang harga sahamnya turun adalah BREN turun 4,17% jadi Rp9.200 per saham. PANI turun 2,74% jadi Rp15.075, AADI turun 0,56% jadi Rp8.875, KPIG turun 0,64% jadi Rp155, MDKA turun 1,76% jadi Rp1.670, dan WIRG turun 3,36% ke harga Rp115 per saham.

Sementara itu, indeks bursa Asia pada Selasa (21/1/2025) pagi ini terpantau bervarriasi. Indeks Straits Times (Singapura) dan indeks Shanghai (China) turun masing-masing 0,65% dan 0,20%. Sedangkan indeks Nikkei 225 (Tokyo) dan indeks Hang Seng (Hong Kong) naik masing-masing 0,13% dan 0,73%.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Sesi I Turun 0,81% ke 8.255,183 Dipicu Saham BUMI, DEWA, BBCA, BBRI dan TLKM

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

RMK Energy (RMKE) Rilis Obligasi Rp600 Miliar, Bunga 7,75%-8,25% per Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Hari ini, Kamis 26 Februari 2026,  Obligasi...

Rogoh Kocek Rp50,36 Miliar, Pengendali Serok 0,55% Saham INET di Harga Rp410

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemegang saham pengendali Sinergi Inti Andalan Prima...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru