IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (03/8/2026), di zona merah. Meski melemah tipis, jumlah saham yang menguat masih lebih banyak dibandingkan saham yang terkoreksi.
Berdasarkan data RTI Business hingga penutupan sesi I, IHSG turun 1,833 poin atau 0,03% ke level 6.234,293. Sepanjang perdagangan pagi, IHSG bergerak pada kisaran 6.213,346 hingga 6.273,326. Indeks dibuka di level 6.272,617, kemudian sempat menguat sebelum berbalik melemah menjelang akhir sesi I.
Aktivitas perdagangan tergolong ramai. Volume transaksi mencapai 23,096 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp7,686 triliun dari 1.391.121 kali transaksi.
Pelaku pasar masih mencermati berbagai sentimen global dan domestik yang memengaruhi arah pergerakan pasar saham pada perdagangan awal pekan ini.
Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 323 saham menguat, 294 saham melemah, dan 169 saham ditutup tidak berubah. Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pada penutupan sesi I tercatat sebesar Rp10.927,921 triliun.
Saham-saham yang ditutup melemah di sesi pertama hari ini di antaranya adalah UNVR turun 0,28% jadi Rp1.750 per saham. ASII turun 0,49% jadi Rp5.075, dan BBCA turun 0,79% jadi Rp6.275 per saham.
Selain itu, saham DSSA turun 0,59% jadi Rp845 per saham. BMRI turun 0,72% jadi Rp4.160, TINS turun 0,79% jadi Rp3.770, BBRI turun 0,99% jadi Rp3.010, TPIA turun 1,39% jadi Rp2.310, dan BULL turun 3,96% ke harga Rp436 per saham.
Sedangkan harga saham AMMN naik
3,66% jadi Rp4.250 per saham. CUAN naik 2,26% jadi Rp680, BUMI naik 2,42% jadi
Rp169, DEWA naik 2,17% jadi Rp470, dan ANTM naik 0,35% ke harga Rp2.890 per
saham.