Inflasi Year on Year Agustus 2024 Tercatat 2,12%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Agustus 2024 terjadi inflasi year on year (yoy) sebesar 2,12% dengan dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,06. Menurut...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Agustus 2024 terjadi inflasi year on year (yoy) sebesar 2,12% dengan dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,06.
Menurut BPS, dalam keterangan resmi, Selasa (02/9/2024), inflasi provinsi yoy tertinggi terjadi di Provinsi Papua Pegunungan sebesar 5,05% dengan IHK sebesar 110,78 dan terendah terjadi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 1,02% dengan IHK sebesar 103,78.
Sedangkan inflasi kabupaten/kota yoy tertinggi terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan sebesar 7,75$ dengan IHK sebesar 108,61 dan terendah terjadi di Kabupaten Bangka Barat sebesar 0,11% dengan IHK sebesar 101,11. Sementara deflasi kabupaten/kota yoy terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan sebesar 0,88% dengan IHK sebesar 103,99.
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%